Thursday, December 17, 2015

Keutamaan Sholat Dhuha dan Manfaatnya

Asslamu'alaikum. Bismillah Wal Hamdulillah. Wassholatu 'ala Rosulillah Wa Alihi Wa Man Walaah

Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan diwaktu dhuha. Yakni, ketika matahari terbit dan tingginya kira-kira satu tombak.

Shalat dhuha sangat dianjurkan oleh syariat. Menurut Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki dalam bukunya Khoshoisul Ummah Al Muhammadiyah sholat dhuha mempunya beberpa keutamaan, diantaranya;

1. “Barangsiapa selalu mengerjakan shalat dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi)

2. “Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali dia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim)

3. “Barangsiapa yang shalat dhuha 2 rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa mengerjakannya sebanyak 4 rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah.
Barangsiapa yang mengerjakannya 6 rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu.
Barangsiapa mengerjakannya 8 rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat.
Barangsiapa mengerjakannya 12 rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.”(HR. At-Thabrani).

4. “Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, dimanakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani).

5. “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).

6. “Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR Muslim).

Adapun manfaat dari shalat dhuha diantaranya;

1. Dilancarkan rizkinya. Orang yang gemar dan rajin menjalankannya akan selalu dimudahkan oleh Allah Swt dalam urusan rezekinya. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw: “Shalat Dhuha itu dapat mendatangkan rezekidan menolak kefakiran. Dan, tidak akan ada yang memelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

2. Sholat dhuha pengganti olahraga. Menurut para ahli kesehatan olahraga dipagi hari sangat baik, sebagai peregangan tubuh dan memperlancar aliran darah.
Sholat bisa menjadi pengganti dari olahraga, karena dari setiap gerakan sholat sudah mewakili gerakan-gerakan yang dianjurkan dalam olahraga.

Menurut  Dr. Ibrahim Kadzim, Gerakan teratur dari shalat menguatka notot berserta tendonnya, sendi serta berefek luar biasa terhadap sistem kardiovaskular.

3. Menghilangkan stres.

Shalat dhuha mampu menghilangkan resiko stress yang timbul karena kesibukan yang kita lalui. Dengan melaksannakan Shalat dhuha kita rehat sejenak dari segala aktifitas sehingga kita merasa rilek dan stres pun terhindarkan.

Masih menurut Dr. Ibrahim Kazim, menyatakan bahwa secara bersamaan, ketegangan dipikiran akan berkurang disebabkan komponen spiritual saat sholat, dengan adanya sekresien kefalin, endorphin, dinorfin dan semacamnya. Enkefalin dan endorphin merupakan zat sejenis morfin, termasuk opiat. Efek keduanya tidak berbeda dengan opiat lainnya. Zat semacam ini meredakan ketegangan. Bedanya, enkefalin dan endorphin merupakan zat alami yang diproduksi oleh tubuh, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol. Jika morfin non-alami bisa memberi rasa tenang dan senang namun kemudian ketagihan dan memberikan efek negatif bagi tubuh, maka endorphin dan enkefalin tidak. Zat ini memberi rasa tenang, rileks, bahagia, lega secara alami. Hasilnya, seseorang tampak jauh lebih pede, optimis, hangat dan menyenangkan.

Semoga bermanfaat. Amiiin

Wednesday, December 16, 2015

Keajaiban Maulid

Cerita Sayyid Abbas kepada putranya Sayyi Alawi bin Abbas Al Maliky

حكَى السيدَُّ عَلَوِي اَلْمَالِكِيُّ أَنَّ وَالِدَهُ اَلْمَرْحُوْمَ السَّيدَ عَبَّاسْ اَلْمَالِكِيَّ رَحِمَهُ اللهُ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ حَضَرَ فِيْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ اِحْتِفَالًا نَبَوِيًّا لَيْلَةَ عِيْدِ الْمِيْلَادِ النَّبَوِيِّ تُلِيَ فِيْهِ مَوْلِدُ الْبَرْزَنْجِي

Sayyid Alawi Al-Maliki bercerita, bahwa abahnya Sayyid Abbas Al-Maliki memberi khabar kepada beliau, sesungguhnya Abah beliau  menghadiri acara perayaan maulid Nabi di Baitul Maqdis pada malam ‘ied Milad An-Nabawi, di mana saat itu dibacakan Maulid Al-Barzanji.

ِّ فَإِذَا رَجٌلٌ أَشْيَبُ قَامَ بِغَايَةِ الْأَدَبِ مِنْ أَوَّلِ الْمَوْلِدِ إِلَى نِهَايَتِهِ وَأَفَادَهُ لَمَّا سَأَلَهُ عَنْ سَبَبِ وُقُوْفِهِ مَعَ كِبَرِ سِنِّهِ بِأَنَّه كَانَ لَا يَقُوْمُ عِنْدَ ذِكْرِ الْمِيْلَادِ النَّبَوِيِّ وَيَعْتَقِدُ أَنَّهُ بِدْعَةٌ سَيِّئَةٌ

Pada saat itu, beliau melihat seorang pria tua beruban berdiri dengan penuh adab mulai dari awal sampai acara selesai. Kemudian Sayyid Abbas bertanya kepadanya akan sikapnya itu, berdiri sementara usianya sudah tua.

Lelaki tua itu bercerita bahwa dulu ia tidak mau berdiri pada acara peringatan Maulid Nabi dan ia memiliki keyakinan bahwa perbuatan itu adalah bid'ah sayyi'ah (bid'ah yang jelek).

فَرَأَى فِيْ نَوْمِهِ أَنَّهُ مَعَ جَمَاعَةٍ مُتَهَيِّئِيْنَ لِاسْتِقْبَالِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا طَلَعَ لَهُمْ بَدْرُ مُحَيَّاهُ وَنَهَضَ الْجَمِيْعُ لِاسْتِقْبَالِهِ لَمْ يَسْتَطِعْ هُوَ الْقِيَامَ لِذَلِك

Suatu malam, ia bermimpi dalam tidurnya bahwa dia bersama sekelompok orang bersiap-siap menunggu kedatangan Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Disaat cahaya wajah beliau muncul bagaikan bulan purnama, sekelompok orang itu bangkit berdiri menyambut kehadiran Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Namun hanya dia saja seorang diri tidak mampu bangkit untuk berdiri.

َوَقَالَ لَهُ الرَّسُوْلُ صَلَّى اللهُ عَلَيْه ِوَسَلَّمَ أَنْتَ لَا تَسْتَطِيْعُ الْقِيَامَ فَمَا اسْتَيْقَظَ إِلَّا وَهُوَ مُقْعَدٌ وَبَقِيَ عَلَى هَذَا الْحَالِ عَامًا

Rasullullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya; "Kamu tidak akan bisa berdiri".
Diaat ia bangun dari tidurnya, ternyata dia dalam keadaan duduk dan tidak mampu berdiri. Hal ini dia alami selama 1 tahun.

فَنَذَرَ إِنْ شَفَاهُ اللهُ مِنْ مَرَضِهِ هَذَا يَقُوْمُ مِنْ أَوَّلِ قِرَاءَةِ الْمَوْلِدِ إِلَى غَايَتِه (نِهَايَتِهِ) فَعَافَاهُ اللهُ مِنْ ذَلِكَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِمًا بِوَفَاءِ نَذْرِهِ تَعْظِيْمًا لَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم

Kemudian dia pun bernadzar, jika Allah menyembuhkan sakitnya, dia akan berdiri mulai awal pembacaan Maulid Nabi sampai akhir bacaan, lalu Allah menyembuhkannya. Dia selalu berdiri (mulai awal pembacaan Maulid Nabi sampai akhir bacaan) untuk memenuhi nadzarnya karena ta’zhim (mengagungkan) beliau Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Sumber: Kitab Al-Hadyuttaamm fii Mawaaridil Maulidinnabawiyyi Wa Maa I’tiida Fiihi Minal Qiyaam, hal 50-51, karya Sayyid Muhammad Ali bin Husein Al-Maliki Al-Makki (1287 H – 1367 H)

Ruh Nabi Muhammad hadir di Majlis Maulid

Pada suatu hari KH. Hasani Nawawi menghadiri undangan perayaan maulid Nabi yang juga dihadiri oleh Habaib Pasuruan.

Disaat tiba acara Qiyam, semua orang yang hadir berdiri terkecuali kyai Hasani. Dia satu-satunya orang yang duduk dimajlis itu.

Setelah acara selesai, ada seorang habib bertanya mengapa beliau tidak ikut berdiri. Lalu KH. Hasani menjawab "Bagaimana saya mau berdiri, sedangkan Kanjeng Nabi sedang duduk di hadapanku".

Al Habib Al Arif Billah Ali bin Abdurrahman Al Masyhur yang tinggal di Tarim menjelaskan dalam manaqib ayah beliau Al Habib Abdurrahman Al Masyhur bahwa sang ayah berkata;

Pada suatu hari saya menemani Al Habib Al Wali Al Arif Billah Ahmad Al Masyhur untuk  menghadiri undangan seseorang dari keluarga Al Ruwayki di Tarim.

Ketika itu Al Habib Muhammad bin Ali Assegaf termasuk orang yang diundang oleh seorang Syekh dari keluarga Bafadol.

Saat Habib Muhammad sampai ke rumah Syekh Al Ruwayki, beliau mendapati para undangan sedang membaca maulid Nabi. Saat itu berdekatan dengan mahallul qiyam.

Ketika Habib Ahmad Al Masyhur melihat kedatangan beliau, Habib Ahmad berdiri dengan tergesa-gesa dari tempatnya untuk menyambut di pintu rumah. Habib Ahmad pun menggandeng tangan kiri beliau.

Habib Muhammad tercengang dengan sambutan Habib Ahmad. Namun beliau berusaha tetap tenang dan penuh adab. Beliau lalu didudukkan disamping Habibb Ahmad.

Seusai pembacaan maulid dan acara santap malam, para hadirin pulang ke rumah masing-masing. Habib Abdurrahman berkata; yang tersisa hanya saya, Habib Muhammad bin Ali, Habib Ahmad Al Masyhur, dan tuan rumah.

Kemudian Habib Muhammad memulai pembicaraan dengan penuh sopan santun karena melihat bahwa dirinya bukanlah seseorang yang pantas untuk disambut oleh Habib Ahmad yang ketika itu adalah Wali Qutub.

“Ya Habib, aku minta maaf. Kenapa kau harus bangun dan menyambut kedatanganku di pintu depan? ” Habib Ahmad pun menjawab, “Demi Allah, tidaklah aku berdiri kecuali aku melihat Rasulullah masuk bersamamu dan menggandeng tangan kananmu”.

Dalam kitab Al Ni'matul Kubro 'alal 'alam fi Maulidi Sayyidil Adam, Imam Ibnu Hajar Al Haitamy berkata;

اعتقاد قدوم روحه صلى الله عليه وسلم من عالم الارواح إلى عالم الشهادة وحضوره في المجالس التي يذكر فيها لا باس به في الدين

Meyakini kehadiran Rosululloh Saw dari alam ruh ke alam nyata dan hadir dimajlis-majlis yang disebut nama beliau disana, bukanlah hal yang salah dalam keyakinan agama.

ولا بعد في وقوعه لأنه صلى الله عليه وسلم وإن كان جسده المقدس في قبره الكريم بالمدينة المنورة لكنه حي في قبره وروحه المقدسة كالشمس المنيرة لجميع الآفاق مشارقها ومغاربها

Dan tidak mustahil terjadi, karena Nabi Saw walaupun jasad sucinya berada di Madinah tetapi ruhnya hidup dikuburnya. Ruhnya yang suci seperti matahari menyinari seluruh penjuru alam mulai dari penjuru barat hingga timur.

وقد ثبت عن كثير من أهل الكشف اجتماعهم به صلى الله عليه وسلم يقظة وأخذهم العلوم والحكم عنه بلا واسطة مع فناء ديارهم

Sungguh terdapat keterangan dari banyak ulama ahli kasyaf, bahwa mereka berkumpul dengan Nabi Saw dalam keadaan terjaga dan mereka mengambil ilmu dan hikmah dari beliau tanpa perantara

فلا يبعد أن تحضر روحه المقدسة عليه الصلاة والسلام في كل مجلس يذكر فيه وإن كان في مواضع كثيرة وبلدان متباعدة وهو أمر مسلم عند أهل الذوق الصحيح الكرام

Bukanlah sesuatu yang mustahil Ruh Nabi yang suci hadir disetiap majlis yang disebut namanya walaupun ditempat yang jauh dan berbeda-beda. Ini adalah sesuatu yang diterima oleh Ahli dauq yang sohih dan yang mulya.

ويشهد بصحة ذلك ما ثبت في قصة المعراج من أنه صلى الله عليه وسلم اجتمع بالأنبياء في بيت المقدس ثم لما عرج به إلى السموات اجتمع بآدم ويحيى وعيسى وموسى وإبراهيم وغيرهم

Dalil yang membenarkan ini adalah kisah mi'rojnya Nabi yang bertemu dengan arwah para Anbiya di Baitul Muqoddas. Ketika Nabi naik kelangit beliau berkumpul dengan Nabi Adam, Yahya, Isa, Musa, Ibrohim dan yang lain.

ومما يقرب ذلك القول أن ملك الموت الموكل لقبض الأرواح يتولى قبض أرواح من يموت في ساعة واحدة في مشارق الأرض ومغاربها وشمالها وجنوبها وهو ملك واحد بنص قوله تعالى :قُلْ يَتَوَفَىكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِيْ وُكِّلَ بِكُمْ السجدة

Dan termasuk dalil yang dekat dengan perkataan itu, bahwa Malaikat Maut ditugaskan mencabut arwah orang yang mati dalam satu waktu dipenjuru barat, timur, selatan dan utara. Dan yang mencabut cuma satu malaikat dengan keterangan firman Alloh "Katakanlah! yang mematikan kalian semua (satu) malaikat maut yang ditugaskan untuk kalian semua".

Habib Zain bin Smith berkata;

قال الامام السيوطي رحمه الله: قد تحصل من مجموع الاحاديث ان النبي صلى الله عليه وسلم حي بجسده وروحه وانه يتصرف حيث شاء في اقطار الارض والملكوت وهو بهيبته التي كان عليها قبل وفاته، وانه يغيب عن الابصار كما غيبت الملائكة، فاذا اراد الله رفع الحجاب عمن اراد كرامته برؤيته رآه على هيئته.

Imam suyuthi berkata; "bisa ditarik kesimpulan dari hadist-hadist yang sudah terkumpul, bahwa Nabi Muhammad Saw adalah hidup dengan Jasadnya dan hidup dengan Ruhnya.

Beliau bertashorruf/berbuat apapun yang Beliau inginkan diseluruh penjuru bumi dan langit, dengan kewibawaan seperti keadaan Beliau masih hidup.

Beliau tidak terlihat oleh mata sama seperti para malaikat. Maka jika Alloh berkehendak membuka hijab seseorang yang dikehendaki mulia dengan melihat Nabi, maka dia bisa melihat Nabi dengan bentuknya. 

Tuesday, December 15, 2015

Iblis Menangis dibulan Maulid

Robi'ul Awwal adalah bulan Nabi Muhammad Saw dilahirkan. Merupakan hal yang wajar bila kebanyakan umat muslim bergembira dengan merayakan maulid Nabi pada bulan itu.

Nabi Muhammad juga merayakan hari lahirnya walaupun dengan cara berbeda, yakni berpuasa dihari senin.

Pada abad ke enam hijriyah, ulama berkreasi dalam merayakan maulid nabi, dengan membentuk sebuah majlis yang diisi dengan pembacaan sholawat nabi, sejarah, dzikir dan lain-lain yang tidak bertentangan dengan syariat.

Tidak ada salahnya ulama berkreasi seperti itu, demi membangkit semangat dan kecintaan kepada Nabi Muhammad. Dan juga antara puasa dan Majlis maulid tidak ada bedanya, sama-sama perbuatan baik yang dianjurkan.

Sungguh disayangkan sebagian dari saudara kita mempertanyakan, kenapa umat muslim merayakan maulid Nabi?. Menurut Sayyid Muhammad, orang yang bertanya seperti itu seperti halnya bertanya kenapa berbahagia atas kelahiran Nabi.

Jadi, jangan marah atau bersedih hati jika ada orang merayakan maulid Nabi, karena hanya Iblis yang bersedih ketika Nabi dilahirkan.

Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya Al Bidayah Wa Al Nihayah berkata;

انَّ ابليس رنَّ اربع رنَّات: حين لُعِنَ وحين اهبط وحين وُلِدَ رسول اللّٰه صلى الله عليه وسلم وحين انزلت الفاتحةُ
Sesungguhnya Iblis menangis histeris empat kali,
1. ketika dilaknat,
2. ketika diusir dari surga,
3. ketika dilahirkan Rasulullah SAW,
4. ketika diturunkan surat al-Fatihah.

Apa mau dikatakan pengikut Iblis?.

Monday, December 14, 2015

Kaya dihormati Miskin dicaci

Berapa banyak orang membudidayakan ayam, ayamnya mati, harga murah, enggak nyucuk walau sering nyelewengkan bama jatah pakan ayam 40 hari. Penanam karet harus menelan ludah dg kenyataan saat ini. eh nggak menyana Dul Semprul lulusan SMA yang hari-hari tukang ojek, tanahnya dibeli 2.5 miliyar. 1 miliyarnya dibelikan sawit, 200 jutanya buat nyaleg, ech dasar, dia dapat suara terbanyak dan sekarang jadi ketua DPRD. Satu bulan bisa ngantongi uang 100 juta dari semua usahanya. Orang di sekitarnya yang awalnya iri dengki sekarang sdh tidak lagi, sbb udah terlalu jauh utk disaingi. Yang mengenal dia sedikit demi sedikit mencari tahu apa yaaa yang membuat dia sukses, mulai dari amal-amalannya, guru-gurunya, bahkan doanya. padahal kenyataan sidul jarang shalat, tapi tetangganya tetap husnud dhon kalau dia rajin tahajjud. Di setiap perbincangan sidul selalu di jadikan contoh, "tuh tiru sidul mau soro, nggak gengsi sekarang sukses sugeeh." guman Said memberi motivasi kepada ponaannya yang masih duduk di bangku SMA. "Adul iku wong low profil (tawadhu'), nang wong gelem mesem" kata mbah nur di tengah-tengah yasinan malam jumat dengan mantap. Sejak istrinya meninggal si dul benar-benar menjadi pribadinya yang sesungguhnya, rajin shalat dan dzikir malam. Setahun kemudian dia menikah dg yatni seorang janda kembang, semua mobil-mobil adul di jual, rumah-rumahnya juga ditukarkan uang. kehidupannya sama kayak dulu yaitu dengan satu buah motor mio. Sedikit demi sedikit kegaguman kepadanya luntur, sehingga isu tak sedap hinggap di berbagai balai pertemuan. "Kualat, kere maneh, kuapok" kata mispan yang rumahnya dekat sama si dul. Dulu si tole yang panggil mas, kadang boso kromo inggil sekarang udah panggil dul dul kadang ditambai cuk di belakangnya. Memasuki usia hamil 4 bulan atau setahun setengah dari pernikahannya, adul mengundang kerabat dekat dan tetangga di desa suka maju yaitu sebuah desa yang jaraknya 100 kilo dari jarak rumah asalnya. sebagai tuan rumah dia memberi sambutan. "Bapak-bapak yang saya hormati, kami sekeluarga mohon maaf kepada bapak-bapak yang selama ini menjadi tetangga saya, mulai hari ini saya mau pindah ke tempat ini sbb beberapa bulan yang lalu saya mengundurkan diri dari ketua DPRD untuk mengikuti pemilihan wali kota, bapak -bapak sengaja tidak saya beri tahu, karena pean-pean bukan masuk daerah pemilihan kami, alhamdulillah saya sekarang menjadi wali kota. ini acara tasyakuran, karena hajat kami dikabulkan sekaligus walimah istri saya yang sdg hamil 4 bulan. "Enggeh pak wali kota" kata tole yang pake boso kromo inggil lagi. heheee

Sunday, December 13, 2015

Nabi Muhammad juga merayakan hari lahirnya

Kelompok islam minoritas mengatakan merayakan maulid Nabi hukumnya haram karena tidak ada dalil dari Al Qur'an dan Al Hadist.

Setelah ditunjukkan dalil dari Al Qur'an dan Al Hadist, mereka masih mengelak karena Nabi merayakan dengan cara berpuasa, sedangkan tradisi dimasyarakat adalah dengan bermajlis.

ketika dijawab dengan dalil Qiyas, yakni mengqiyaskan majlis dzikir atau solawat dengan puasa karena ada jami' (kesamaan Illat) sama-sama perbuatan baik, mereka masih ngeyel juga dan tidak mau menerimanya padahal Qiyas bisa dijadikan dasar dalam menetapkan hukum menurut kesepakatan Ulama Mujtahid.

Berikut ini dalil dari Al Qur'an dan Al Hadis bahwa Nabi juga merayakan hari lahirnya.

قل بفضل الله وبرحمته فبذلك فليفرحوا هو خير مما يجمعون

“Katakanlah: ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Yunus: 58)

Dalam ayat tersebut, Ibnu Abbas r.a. menafsirkan bahwa karunia dan rahmat Allah itu adalah Nabi Muhammad Saw. Dengan ayat tersebut, Allah menganjurkan umat Islam untuk bergembira atas lahirnya Nabi Muhammad Saw.

Sedangkan dalil dari Al hadist;

وعن أبي قتادة : أن النبي صلى الله عليه وسلم سئل عن صوم يوم الاثنين فقال : ذلك يوم ولدت فيه، وأنزل علي فيه.

“Dari Abu Qatadah, sesungguhnya Nabi Saw ditanya tentang puasa hari Senin, lantas beliau menjawab: “Hari Senin itu adalah hari dimana aku dilahirkan, dan hari dimana aku diutus (sebagai Rasul).” (HR. Ahmad, Muslim dan Abu Daud)

Hadis tersebut menjelaskan bahwa Rasulullah Saw berpuasa pada hari Senin untuk bersyukur kepada Allah Swt. Hal ini memberikan pesan tersirat kepada umat Islam bahwa jika Rasulullah Saw bersyukur atas kelahirannya, maka sepantasnya kaum muslimin juga bersyukur atas hal itu, baik dilakukan dengan cara berpuasa, membaca Al-Quran, membaca sirah Nabi SAW., bersedekah, maupun melakukan perbuatan baik lainnya.

Dan hadis di atas juga bisa dijadikan dalil bahwa orang pertama yang merayakan Maulid adalah Nabi Muhammad Saw sendiri.

Saturday, December 12, 2015

Utamakan Bersikap Santun Dalam Dakwah

Dahulu disaat umat muslim gempar dengan berita penistaan agama yang dilakukan oleh kurt westergaard karena telah membuat karikatur nabi Muhammad Saw, terbetik dihati habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrohman Al Jufri untuk menemui Kurt di Denmark.

Beliau adalah salah satu murid kesayangan habib Umar bin Hafidz dan fokus dakwahya dibenua Eropa. Habib Ali orangnya santun, ramah dan penyayang kepada siapa saja hingga kepada non muslim sekalipun. Sifatnya mirip sekali dengan kakek buyutnya yakni Rosululloh Saw.

Ketika Kurt bertemu dengan habib, dia tampak gelisah dihadapan beliau. Berbeda dengan habib, beliau bersikap tenang, ramah dan selalu tersenyum.

Dia merasa heran, mengapa sosok yang mirip dengan karikatur nabi bersikap seperti itu. Tidak seperti kebanyakan umat muslim lainnya yang seakan-akan ingin membunuhnya.

Kurt bertanya kepada habib Ali “Mengapa anda menerima saya? padahal saya ini dicari-cari ummat Islam sedunia untuk dibunuh. Mereka menganggap saya menghina Rasulullah Saw, karena membuat gambarnya. Tapi ketika saya bertemu Anda, Anda tidak marah bahkan sebaliknya. Beliau menjawab dengan lembut “Mengapa saya harus marah kepada Anda? Apakah karena Anda menggambar karikatur Rasulullah Saw ?”. "Saya tahu anda berbuat demikian karena anda tidak kenal dengan Rosululloh. Seandainya kenal, tidak mungkin anda berbuat demikian". Dan juga seandainya anda bertemu dengan nabi, saya yakin beliau tidak akan marah pada anda". “Beliau Saw itu mempunyai sifat kasih sayang kepada setiap manusia, kepada umatnya, bahkan kepada musuhnya.

Kurt takjub atas apa yang dikatakan oleh habib. Dia memuji beliau dan merasa bangga karena telah bertemu dengannya.

Habib Ali Al-jufri dikenal sebagai da`i yang santun. Banyak dari para cendikiawan non muslim dari negara- negara Eropa sampai Amerika masuk agama Islam.

Habib Ali al-Jufri menghimbau kepada umat islam agar menyikapi para pencela Islam dengan santun, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw ketika dilempari kotoran oleh orang kafir.

Menurutnya sikap santun dan ramah serta penuh kasih, itu akan membuka mata orang-orang non muslim bahkan berdampak positif bagi umat islam yang tinggal di negara-negara berpenduduk minoritas muslim.

Hafidz Al Qur'an Murtad Gara-gara Wanita

Seorang tabi'in bernama Abdah bin Abdurrohman, dia pasukan gagah pemberani tidak takut pada siapapun.
Selain mujahid, dia juga hafal Al Qur'an, orangnya zuhud, suka puasa daud dan keimanannya tidak diragukan lagi.

Ketika pasukan kaum muslimin mengepung kerajaan Romawi, matanya tertuju pada seorang wanita berambut pirang, cantik dan mempesona yang berada dibenteng.

Nampaknya Abdah tergoda akan kecantikan wanita bangsa Romawi itu. Dia tidak sabar hingga mengirim surat kepadanya. "apa yang harus aku lakukan agar aku berada dipangkuanmu".

wanita cantik itu membalas suratnya. "masuklah keagama nasrani, maka aku akan jadi milikmu".

Sejak itu, keimanan Abdah mulai goyah. walaupun dia hafal Al Qur'an, rajin ibadah, zuhud dan mujahid pada akhirnya dia takluk pada seorang wanita dan menjadi murtad. wal iyadz billah.

Teman seperjuangannya meminta dia bertobat dan berkata "kemana hafalan Al Qur'anmu saat ini". Abdah menjawab " aku sudah lupa semuanya. Yang aku ingat hanya 2 ayat saja". Yaitu;

رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ
"Orang-orang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim."

ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ ۖفَسَوْفَ يَعْلَمُونَ.
"Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).(QS. Al Hijr: 2-3)

Seolah-olah ayat ini adalah hujjah untuk dirinya, kutukan sekaligus peringatan Alloh yang terakhir namun tak digubrisnya.

Dia bahagia hidup berlimpah harta dan keturunan bersama kaum nashrani. Dalam keadaan seperti itulah dia sampai mati. Yakni Mati dalam keadaan murtad.

Friday, December 11, 2015

SYAIKH ABDUL QADIR AL JAILANI, BURUK SANGKA BIKIN MALU

Pada suatu hati ada ada seseorang ingin bertamu ke rumah Syaikh Abdul Qodir Al Jailany. Ketika sudah dekat dengan rumah beliau, dia melihat 40 kuda berpelana terbuat dari emas dan berselambu dari sutra. Karena melihat hal itu, dia beralih ke rumah orang lain yang juga seorang Ulama. Dia mengira  Syaikh Abdul Qodir termasuk Cinta Dunia.

Beberapa bulan kemudian, dia mengalami sakit dan berobat keberbagai tabib. Menurut tabib obat satu-satunya adalah hati kuda yg berciri-ciri seperti yang dimiliki oleh  Syaikh Abdul Qodir. Dan menyarankan agar menemui beliau karena terkenal baik dan pemurah.

Dia merasa malu untuk menemui  Syaikh Abdul Qodir karena telah berburuk sangka pada beliau. Pada akhirnya dia pergi juga kerumah  Syaikh Abdul Qodir beserta tabib.

Sebelum menyampaikan maksud dan tujuan,  Syaikh Abdul Qodir langsung berkata, "aku sengaja memelihara unta-unta ini untuk kamu dan emasnya untuk bayaran tabib. Setiap hari unta tersebut disembeleh untuk diambil hatinya sebagai obat hingga 40 ekor untanya habis. kemudian dia sembuh.

Thursday, December 10, 2015

Penyebab Miskin

Dari Habib Alwi Bin Muhammad Alathos .
~Beberapa penyebab kemiskinan~ "
1.Membiarkan sarang laba-laba.
2.Tidur telanjang bulat.
3.Makan pada saat junub.
4.Menganggap sepele butiran makanan.
5.Membakar kulit bawang merah/putih.
6.Menyapu di malam hari.
7.Membiarkan sampah di rumah.
8.Berjalan di depan guru/orngtua.
9.Memanggil Orang Tua dengan namanya.
10.Membasuh tangan dengan lumpur.
11.Meremehkan salat.
12.Menjahit pakaian saat dipakai.
13.Cepat keluar dari masjid.
14.Berangkat pagi ke pasar.
15.Pulang akhir dari pasar.
16.Wadah kotoran dibadan tidak segera dicuci.
17.Menggunakan sisir yang giginya patah.
18.Tidak mendoakan orang tua.
19.Memakai celana sambil berdiri.
20.Kikir/terlalu irit.
21.Boros.
22.Terlalu banyak tidur.
23.Tidur di pagi hari.
24.Memotong kuku dlm waktu asar ke atas.
25.Dlsb.
Sumber dari kitab Bujairami 'alal-Khatib."
Smg kita smua kaya dzohir wa batin.
Amiinn..

Mengapa Alloh Tidak Menghukum Kita

ﻗﺎﻝ أﺣﺪ ﺍﻟﻄﻼﺏ ﻟﺸﻴﺨﻪ : كم ﻧﻌﺼﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﻳﻌﺎﻗﺒﻨﺎ؟

Seorang santri bertanya kepada gurunya:
Berapa kali kita durhaka kepada Allah dan Allah tidak menghukum kita?
ﻓﺮﺩ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺸﻴﺦ : كم ﻳﻌﺎﻗﺒﻚ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺃﻧﺖ ﻻ ﺗﺪﺭﻱ؟ ﺃﻟﻢ ﻳﺴﻠﺒﻚ ﺣﻼﻭﺓ ﻣﻨﺎﺟﺎﺗﻪ؟ ﻭﻣﺎ ﺍﺑﺘﻠﻲ أﺣﺪ ﺑﻤﺼﻴﺒﺔ ﺃﻋﻈﻢ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻦ ﻗﺴﻮﺓ ﻗﻠﺒﻪ

Lalu gurunya menjawab: Berapakali Allah menghukummu sedangkan kamu tidak mengetahuinya? Bukankah dihilangkan darimu rasa manis bermunajah kepada-Nya? Tidak ada cobaan yang lebih besar menimpa seseorang dari kerasnya hati.
إﻥ أﻋﻈﻢ ﻋﻘﺎﺏ ﻣﻤﻜﻦ أﻥ ﺗﺘﻠﻘﺎﻩ ﻫﻮ ﻗﻠﺔ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ إﻟﻰ أﻋﻤﺎﻝ ﺍﻟﺨﻴﺮ

Sesungguhnya hukuman yang paling besar dan mungkin kamu temui adalah sedikitnya taufik kepada perbuatan baik.
ألم ﺗﻤﺮ ﻋﻠﻴﻚ ﺍلأﻳﺎﻡ ﺩﻭﻥ ﻗﺮﺍﺀﺓ القرآﻥ؟

Bukankah telah berlalu hari-harimu tanpa bacaan al-Quran?
ألم ﺗﻤﺮ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻟﻠﻴﺎﻟﻲ ﺍﻟﻄﻮﺍﻝ ﻭﺃﻧﺖ ﻣﺤﺮﻭﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ؟

Bukankah telah berlalu malam-malam yang panjang sedangkan engkau terhalang dari shalat malam?
ألم ﺗﻤﺮ ﻋﻠﻴﻚ ﻣﻮﺍﺳﻢ ﺍﻟﺨﻴﺮ وﺭﻣﻀﺎﻥ وست من ﺷﻮﺍﻝ وﻋﺸﺮ ﺫﻱ ﺍﻟﺤﺠﺔ ﺍﻟﺦ، ﻭﻟﻢ ﺗﻮﻓﻖ إﻟﻰ ﺍشتغاﻟﻬﺎ ﻛﻤﺎ ﻳﻨﺒﻐﻲ؟ أﻱ ﻋﻘﺎﺏ أكثر ﻣﻦ ﻫﺬﺍ؟

Bukankah telah berlalu musim-musim kebaikan, Ramadhan, enam hari Syawal, sepuluh hari Dzul Hijah dan lain sebagainya, sedangkan engkau tidak mendapatkan taufik untuk memanfaatkannya sebagaimana mestinya? Hukuman mana lagi yang lebih banyak dari ini?
ألا ﺗﺤﺲ ﺑﺜﻘﻞ ﺍﻟﻄﺎﻋﺎﺕ؟

Tidakkah engkau merasakan beratnya ketaatan?
ألا ﺗﺤﺲ ﺑﻀﻌﻒ أﻣﺎﻡ ﺍﻟﻬﻮﻯ ﻭﺍﻟﺸﻬﻮﺍﺕ؟

Tidakkah engkau merasa lemah di hadapan hawa nafsu dan syahwat?
أﻟﻢ ﺗﺒﺘﻠﻰ ﺑﺤﺐ ﺍﻟﻤﺎﻝ ﻭﺍﻟﺠﺎﻩ ﻭﺍﻟﺸﻬﺮة؟

Bukankah engkau diuji dengan cinta harta, kedudukan dan popularitas?
ﺃﻱ ﻋﻘﺎﺏ أﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ؟

Hukuman mana yang lebih banyak dari itu?
ألم ﺗﺴﻬﻞ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻟﻐﻴﺒﺔ ﻭﺍﻟﻨﻤﻴﻤﺔ ﻭﺍﻟﻜﺬﺏ؟

Bukankah engkau merasa ringan untuk berghibah, namimah dan dusta?
أﻟﻢ ﻳﺸﻐﻠﻚ ﺑﺎﻟﻔﻀﻮﻝ ﻭﺍﻟﺘﺪﺧﻞ ﻓﻴﻤﺎ ﻻ ﻳﻌﻨﻴﻚ؟

Bukankah engkau tersibukkan untuk campur-tangan pada hal-hal yang tidak bermanfaat untukmu?
ألم ﻳﻨﺴﻴﻚ ﺍﻵﺧﺮﺓ ﻭﻳﺠﻌﻞ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ أﻛﺒﺮ ﻫﻤﻚ؟

Bukankah akhirat dilupakan dan dunia dijadikan sebagai tujuan utama?
ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺨﺬﻻﻥ. ﻣﺎ ﻫﻮ إﻻ ﺻﻮﺭ ﻣﻦ ﻋﻘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ

Ini adalah tipuan! Tidaklah itu semua kecuali bentuk hukuman dari Allah.
احذر ﻳﺎ ﺑﻨﻲ، فإن أﻫﻮﻥ ﻋﻘﺎﺏ اﻟﻠﻪ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻣﺤﺴﻮﺳﺎ فى ﺍﻟﻤﺎﻝ ﺃﻭ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﺃﻭ ﺍﻟﺼﺤﺔ

Hati-hatilah anakku. Sesungguhnya hukuman Allah yang paling ringan adalah yang terletak pada materi, harta, anak dan kesehatan.
ﻭإﻥ أﻋﻈﻢ ﻋﻘﺎﺏ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﻠﺐ

Sesungguhnya hukuman terbesar adalah yang ada pada hati.
ﻓﺎﺳﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﺎﻓﻴﺔ ﻭﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﺬﻧﺒﻚ

Maka, mintalah keselamatan kepada Allah dan mintalah ampunan untuk dosamu.
ﻓﺎﻥ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﻳﺤﺮﻡ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻟﻠﻄﺎﻋﺎﺕ ﺑﺴﺒﺐ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﻳﺼﻴﺒﻪ

Sesungguhnya seorang hamba diharamkan taufik untuk melakukan ketaatan karena sebab dosa yang menimpanya. 

Mengapa Menagadakan Maulid Nabi Sedangkan Para Sahabat Tidak

DR. KH. Said Aqil Siradj
SAHABAT NABI TIDAK MELAKUKAN PERINGATAN MAULID NABI!!, KENAPA KITA SAAT INI JUSTRU MELAKUKANNYA???
Semua Ummat Islam yakin seyakin-yakinnya, Bahwa Para Sahabat adalah sekelompok manusia2 mulya yg tak diragukan CINTA mereka kepada Nabi Muhammad SAW.Lalu knapa kita saat ini justru melakukan MAULID NABI, padahal Sahabat tidak melakukannya.
(koreksi ana, kalau memang ada riwayat bahwa Sahabat Nabi ada yg melakukannya)
Apakah karena Peringatan Maulid yg dilakukan Ummat saat ini kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai tolak ukur Cintanya kepada Nabi Muhammad??
BAHKAN...
Apakah akan dikatakan, Cinta Sebagian Umat Islam yg ikut memperingati Maulid Nabi saat ini, melebihi Cinta dari Para Sahabat yg hidup bersama Nabi???
Hanya karena Ummat saat ini memperingati Kelahiran Nabi, sedang Sahabat Nabi Tidak???
Maka akan dijawab....
Justru karena ummat saat ini yg tak pernah berjumpa dengan Nabi inilah harusnya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW...,
Memperingati MAULID NABI dengan cara membaca kembali kisah hidup perjuangan beliau, sejak mulai lahir hingga beliau SAW wafat.
Apakah SALAH kita membaca kisah hidup Sang Nabi Akhir Zaman kekasih ALLAH ini???

Justru Kita Wajib membaca dan mempelajari Sejarah Hidup Nabi Muhamad SAW, agar tumbuh cinta dan sayang kapada Nabi.
Bukankah pribahasa mengatakan, Tak Kenal Maka Tak Sayang??
Lalu dengan cara apa lagi kita bisa mengenal Nabi, jika tidak pernah membaca sejarah hidup beliau??
Maka sangat patut dan harus kita membacanya, sebagaimana banyak ditulis oleh para Ulama didalam berbagai Kitab Siroh dan Kitab Maulid, seperti Simtud Duror, Barzanji, Addiba’i dan juga Qashidah Burdah, sebagaimana sering dijumpai dikalangan Kaum Muslimin yg membacanya ketika acara Maulid berlangsung.
Sebab, kita yg tak pernah hidup dan melihat Nabi inilah yg harus dibangkitkan CINTA nya kepada Nabi Muhammad SAW, agar tumbuh Cinta itu dalam hati setiap muslimin.
ADAPUN....PARA SAHABAT NABI TIDAK MELAKUKAN PERINGATAN MAULID NABI.
KNAPA.....???
ADAPUN Para Sahabat Nabi tidak perlu lagi diceritakan Perjuangan Kisah Hidup Beliau, agar tumbuh cinta di hati mereka.
Karena para Sahabat justru menjadi Saksi yg melihat langsung bagaimana Nabi Muhammad SAW berjuang dan Berdakwah, Sehingga Tak ada yg meragukan bagaimana cinta mereka kepada Nabi nya.
Sehingga tak perlu Para Sahabat membaca kisah2 Hidup Nabi, disamping krn buku2 tentang kisah Hidup Nabi itu ditulis jauh setelah mereka wafat.
Bahkan buku2 kisah Nabi itu bersumber dari lisan2 mereka yg kemudian ditulis oleh para Ulama setelahnya.
Justru itu, kitalah yg harus banyak membaca kisah2 hidup Nabi Muhammad SAW, agar hati kita dipupuk dan dipenuhi cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Justru...Kita yg hidup saat ini, harus banyak membaca Kisah hidup beliau, melalui Kitab2 yg disusun oleh Para Ulama, seperti SIMTUD DUROR susunan Assayyidil Habib Ali bin Muhammad Alhabsy dan QASHIDAH BURDAH susunan Assyekh Abi Abdillah Muhammad Albushiry dan masih banyak susunan Ulama yg lainnya, seperti Barzanji, Addiba'i dan seterusnya.
Kenapa kita perlu membaca dan mempelajarinya??
karena memang kita tak pernah melihat langsung sebagaimana sahabat Nabi melihat Langsung Kehidupan Nabi.
Dan bahkan, ternyata kita tidak hanya diharuskan utk mempelajari Kisah Nabi Muhammad SAW saja, bahkan ALLAH juga memerintahkan kepada kita utk mempelajari kisah hidup para Nabi2 sebelum Nabi Muhammad SAW, Sebagaimana Firman ALLAH berikut ini;
PERTAMA : Surat Maryam ayat 41:
(وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِبْرَاهِيمَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا)

“Ceritakanlah (Hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi.”
KEDUA : Surat Maryam ayat 51:
(وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مُوسَىٰ ۚ إِنَّهُ كَانَ مُخْلَصًا وَكَانَ رَسُولًا نَبِيًّا)

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Al Kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang rasul dan nabi.
KETIGA : Surat Maryam ayat 54:
(وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِسْمَاعِيلَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُولًا نَبِيًّا)

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.
KE-EMPAT : Surat Maryam ayat 56:
(وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِدْرِيسَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا)

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.
Coba perhatikan Ayat2 diatas, Bagaimana ALLAH memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW, Utk menceritakan kisah2 Nabi2 terdahulu dalam rangka menguatkan Iman dan Islamnya para Sahabat ketika itu, krn memang para Sahabat tidak pernah tahu apalagi melihat langsung kehidupan Nabi terdahulu.
Maka tentu, Kisah hidup Perjuangan Nabi Muhammad SAW pun patut juga utk kita pelajari dan baca kembali, melalui berbagai media apapun, termasuk dengan cara membaca Kitab Maulid seperti Simtud Duror, Barzanji dsb. Krn ini merupakan salah satu cara utk menumbuhkan Pengetahuan kita terhadap Siapa dan Bagaimanakah Nabi Kita yg sangat Mulia ini.
ALHASIL....
Kami adakan Acara Maulid Nabi ini adalah Sebagai media utk kami lebih mengenal Nabi Muhammad SAW melalui berbagai Kitab Maulid Nabi dan Qashidah yg kami baca.
Maka, jika sudah JELAS bahwa tujuan diadakan Maulid Adalah salah satu cara Utk lebih Mengenal Nabi Muhammad SAW...., dan masih ada saja yg membencinya, melarangnya, bahkan mensyirikkannya, dari sebagian orang, maka Firman ALLAH ini rasanya tepat utk menjawabnya, di dalam Surat Alqosos ayat 55:
(وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ)

(Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil".)
Wallahu’alam

Wednesday, December 9, 2015

KARAMAH HABIB ABDULLAH AL HADDAD


Sekitar 300 tahun yang lalu, ada seorang pria bertanya pada dirinya sendiri, "Apa hebatnya Imam Abdullah Bin Alwi Al Haddad? Dia kan hanya orang buta. Mengapa orang-orang pergi kepada beliau?" 

Ada sedikit perasaan melecehkan di dalam hatinya terhadap Imam Al Haddad, dan untuk menghilangkan rasa penasaran dan keingintahuannya, orang itu datang berkunjung ke majlis tempat Imam Al Haddad mengajar. Dia duduk di barisan paling belakang dan memperhatikan Imam Al Haddad yang sedang mengajar di bagian depan majlis, juga dia memperhatikan keadaan disekitarnya. Kembali timbul pertanyaan yang sama di hatinya, yang menurut dia semuanya normal dan tidak ada yang istimewa dan tidak terkesan.

Di Majlis itu disediakan minuman kopi. Ketika pria tersebut ingin meminum kopinya, Imam Al Haddad dari depan berkata, "Wahai engkau yang dibagian belakang. Berhati-hatilah sebelum menyeruput kopi Anda, karena ada seekor lalat di dalamnya." Ketika pria itu memperhatikan, ternyata benar, memang ada lalat dalam kopinya. Setelah kejadian itu pandangan pria tersebut terhadap Imam Al Haddad berubah.

Jasad Ulama Salafi Gelap Dialam Kubur

Di kota Riyadl terdapat salah satu Ulama’ besar Wahhabi berpengaruh yang memiliki banyak pengikut dan termasuk salah satu murid khusus Syaikh Ibn Baz.

Beberapa hari setelah kewafatan As Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani, Ulama’ tersebut bermimpi bertemu dengan dua sosok, salah satunya bercahaya, dan sosok satunya dalam keadaan gelap gulita yang merupakan gurunya sendiri.

kemudian Ulama’ tersebut bertanya: “Siapakah yang bercahaya ini?, maka dijawab: “Beliau adalah As Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani yang baru saja wafat di Kota Mekkah”, maka setelah kejadian itu, Ulama’ tersebut beserta pengikutnya bertaubat dan menjadi ulama’ besar Ahlusunnah Waljama’ah. ( Dari Kitab Manakib Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani).

Sumber: status FB Shafa Al-Quthb Al-Kamil Aljami'i.

42 Manfaat Sholawat

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

Syaikh Abdul Qadir Al Jailani Ra, memberi nasihat:
Ketahuilah, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw adalah salah satu ibadah paling mulia, bentuk ketaatan paling luhur, ibadah yang paling tinggi nilainya yang diperintahkan Allah Swt kepada kita, sebagai bentuk penghormatan, pemuliaan dan pengagungan terhadap derajat beliau. Orang yang membaca shalawat dijanjikan akan mendapatkan tempat paling indah di akhirat dan pahala paling besar. 

Membaca shalawat adalah amal perbuatan yang menyelamatkan, ucapan paling utama, ibadah yang menguntungkan, mengandung barokah paling banyak, dan ihwal yang paling kokoh. Dengan membaca shalawat, seorang hamba bisa meraih keridhaan Tuhan yang Maha Penyayang. Memperoleh kebahagiaan dan restu Allah Swt, barokah-barokah yang dapat dipetik, doa-doa yang terkabulkan, bahkan dia bisa naik ke tingkatan derajat yang lebih tinggi, serta mampu mengobati penyakit hati, dan diampuni dosa-dosa besarnya. Allah Swt berfirman:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَ ﻣَﻠَﺌﻜﺘَﻪُ ﻳُﺼﻠُّﻮﻥَ ﻋَﻠﻰ ﺍﻟﻨَّﺒﻰِّ ﻳَﺄَﻳﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍ ﺻﻠُّﻮﺍ ﻋَﻠَﻴْﻪِ  ﻭَﺳﻠِّﻤُﻮﺍ ﺗَﺴﻠِﻴﻤﺎً“

Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya bershalawat kepada Nabi, wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepadanya dan ucapkan salam kepadanya.” (QS Al-Ahzab, 33: 56)

Dalam Kitab Al Safinah Al Qadiriyah, Syaikh Abdul Qadir Al Jailani menjelaskan tentang keutamaan-keutaman bershalawat kepada Rasulullah Saw dengan merujuk apa yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Furhan dalam kitab Haqa’iq Al Anwar. Beliau menyebut 42 keutamaan dan keuntungan bershalawat kepada Nabi. Menurutnya, Membaca shalawat kepada Nabi membuahkan banyak faedah yang bisa dipetik oleh seorang hamba:

1. Bershalawat untuk Nabi berarti melaksanakan perintah Allah Swt.
2. Bershalawat untuk Nabi berarti meniru Allah yang bershalawat kepada Nabi.
3. Bershalawat untuk Nabi berarti meniru malaikat-malaikat-Nya yang bershalawat kepada Nabi.
4. Mendapat balasan 10 kali lipat shalawat dari Allah Swt untuk diri kita pada setiap shalawat yang kita ucapkan.
5. Allah akan mengangkat derajat orang yang membaca shalawat 10 tingkat lebih tinggi..
6. Mendapat 10 catatan kebaikan.
7. Allah SWT menghapuskan 10 dosa keburukan.
8. Berpeluang besar doanya akan dikabulkan Allah SWT.
9. Shalawat adalah syarat utama mendapat syafaat dari Rasulullah SAW.
10. Shalawat adalah syarat untuk mendapat ampunan Allah dan akan ditutup segala aib.
11. Shalawat adalah syarat untuk memperoleh perlindungan dari segala hal yang ditakutinya.
12. Shalawat adalah syarat seseorang dapat dekat kepada Rasulullah SAW.
13. Nilai shalawat sama dengan nilai sedekah
14. Shalawat adalah alasan bagi Allah dan para malaikat untuk membacakan shalawat balasan.
15. Shalawat adalah syarat kesucian jiwa dan raga bagi pembacanya.
16. Terpenuhinya segala keinginan.
17. Shalawat adalah alasan seseorang mendapat kabar baik bahwa dirinya kelak akan memperoleh surga.
18. Shalawat adalah faktor memperoleh keselamatan di Hari Kiamat.
19. Shalawat adalah alasan bagi Rasulullah SAW untuk mengucapkan shalawat balasan.
20. Shalawat dapat membuat pembacanya teringat akan semua hal yang dilupakannya.
21. Shalawat dapat membuat harumnya sebuah majelis pertemuan dan orang-orang yang hadir tidak mendapat kerugian di Hari Kiamat kelak.
22. Shalawat dapat menghilangkan kemiskinan dan kefakiran bagi pembacanya.
23. Shalawat dapat menghapus julukan orang kikir ketika shalawat dibacakan.
24. Shalawat menjadi penyelamat dari doa ancaman Rasulullah bagi orang yang membaca shalawat ketika namanya disebutkan.
25. Shalawat akan mengiringi perjalanan pembacanya kelak di atas jembatan menuju surga dan akan menjauh dari orang yang tidak membacanya.
26. Shalawat akan menghilangkan keburukan-keburukan di suatu majelis pertemuan yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah dan Rasul-Nya.
27. Shalawat adalah penyempurna pahala dari sebuah percakapan yang dimulai dengan menyebut nama Allah dan membaca shalawat kepada Rasul-Nya.
28. Shalawat adalah faktor yang dapat menyelematkan seorang hamba ketika berada di atas jembatan menuju surga.
29. Shalawat menghapus status sebagai pembenci shalawat.
30. Shalawat adalah alasan bagi Allah untuk mengumumkan pujian baiknya kepada pembaca shalawat tersebut di hadapan semua makhluk, baik di bumi maupun di langit.
31. Shalawat dapat mendatangkan rahmat Allah.
32. Shalawat dapat mendatangkan berkah.
33. Shalawat dapat melanggengkan dan mempertebal cinta kepada Rasulullah SAW dimana cinta ini merupakan simpul pokok keimanan. Dan, keimanan seseorang belum sempurna tanpa adanya cinta kepada Nabi.
34. Shalawat dapat memikat hati Rasulullah agar mencintai dirinya.
35. Shalawat mendatangkan hidayah dan menghidupkan hati yang telah mati.
36. Shalawat adalah syarat agar nama pembacanya disebut-sebut di hadapan Rasulullah SAW.
37. Shalawat dapat memantapkan iman dan Islam serta membacanya sama dengan memberi hak yang layak diterima oleh Rasulullah SAW.
38. Shalawat merupakan bentuk syukur kita atas segala nikmat dari Allah SWT.
39. Bacaan shalawat mengandung dzikir, syukur dan pengakuan atas nikmat Allah SWT.
40. Shalawat yang dibaca seorang hamba adalah bentuk doa dan permohonan kepada Allah, terkadang doa itu dipersembahkan kepada Nabi SAW dan tak jarang pula untuk dirinya sendiri, karena shalawat dapat mendatangkan tambahan pahala.
41. Shalawat adalah buah yang paling manis dan faedah paling utama yang dapat didatangkan dari pembacaan shalawat atas Nabi adalah melekatnya gambaran seorang Nabi yang mulia di dalam jiwa pembacanya.
42. Memperbanyak bacaan shalawat atas Nabi SAW menjadikan dirinya satu tingkatan dengan derajat seorang Syeikh Murabbi (guru spiritual).
Semoga bermanfaat

Sumber: As Safinah Al Qadiriyah Li Asy syekh abdul qodir al jailany

Tuesday, December 8, 2015

Kitab Yang keluar Dari Laut Diakhir Zaman

وقال الشعراني: في الاجوبة المرضية: أخرجوا الشيخ ابا عبد الله الحكيم الترمذي أحد الأوتاد إلى بلخ حين صنف كتاب علل الشريعة وكتاب ختم الاولياء ، وأنكروا عليه بسبب هذين الكتابين وقالوا له: قد أوهمت الناس تفضيل الأولياء على الأنبياء، وأغلظوا عليه القول فجمع الشيخ كتبه ووضعها في صندوق وألقاها في الدجلة في مرض موته فخرجت يدان من الماء فأخذت الصندوق وقال: إن ملوك البحر أخبروني أنهم يحفظون كتبي حتى يخرجوها بين يدي الساعة فيحيوا بها الشريعة بعد اندراسها [ ص 137 / 1 ]

Diriwayatkan oleh Imam asy-Sya'rani dalam kitab al-Ajwibah al-Murdliyah, yakni ketika masyarakat mengusir Imam at-Tirmidzi~salah seorang wali autad~ke negeri Balkan karena beliau menulis kitab 'Ilal asy-Syariah dan Khatmul Auliya. Mereka tidak bisa menerima kedua kitab ini karena isinya dianggap membuat orang-orang menyangka bahwa para ulama lebih tinggi daripada para nabi sehingga terjadi keresahan sosial.

Maka saat at-Tirmidzi mengalami sakit yang menjadi akhir hayatnya, beliau mengumpulkan seluruh kitabnya dalam sebuah peti lalu dilempar ke sungai. Tiba-tiba muncul sepasang tangan dari dalam air dan menangkap peti. Ternyata tangan itu adalah utusan dari para raja lautan yang memberi tahu bahwa mereka akan menyimpan kitab-kitab at-Tirmidzi dan kelak dikeluarkan lagi menjelang Kiamat, sehingga umat manusia di masa depan bisa memanfaatkannya lagi dalam rangka menghidupkan syariat yang meredup. ( al-Ajwibah al-Murdliyah : 1/137)

Menentang Maut Demi Mempertahankan Tradisi Maulid Nabi

AKU AKAN TETAP MENGADAKAN MAULID NABI, SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA AALIHI WA SHOH IHI WASALLAM, WALAUPUN LEHERKU TARUHANNYA .

Ketika Abuya Sayyid Ahmad mengadakan Maulid besar-besaran. Dimana jamaah yang hadir
saat itu bukan hanya dari Makkah saja. Ahli Madinah dan Thoif juga banyak yang hadir. Dari luar negeripun juga banyak yang hadir. Bahkan ruang ruang aula pun saat itu sampai tidak mampu menampung hadirin.

Namun setelah acara tersebut sekitar semingguan acara maulidan besar-besaran itu, Abuya Sayyid Ahmad dipanggil pemerintah.persis
Seperti Abahnya ( yakni Abuya Sayyid Muhamad ) ketika dipanggil raja.
Para santri yang biasanya setiap hari disibukkan dengan pelajaran,
saat itu Abuya Sayyid Ahmad memerintahkan untuk menghentikan pelajaran. Siang dan malam hanya kita isi dengan bacaan dzikir-dzikir serta bermunajat,ketika Pas dihari pemanggilan Abuya Sayyid Ahmad,
Semua santripun tampak tegang,khawatir terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan oleh gurunya tercinta,maklum pemerintahan disana sangat anti dengan namanya perayaan Maulid Nabi.

Ketika waktu sudah beranjak siang dan Abuya pun telah kembali dari memenuhi panggilan raja,maka saat itu Abuya berkata kepada para santri-santrinya : ‘ALA ROQOBATII
MA UWAQQI’
Abuya Sayyid Ahmad menceritakan kejadian saat beliau
diinterograsi. Kata Abuya, “Anak-anakku... tadi aku dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan
untuk tidak mengadakan Maulidan lagi. Tadi aku jawab mereka dengan jawaban demikian, ‘ALA ROQOBATII MA UWAQQI’ (taruhan leherku, aku tidak akan menandatangani)!”. Allahu Akbar.

Beliau kemudian melanjutkan ceritanya, sedang raut wajah para santripun begitu tegang, “Ya aulaadii, kata yang menginterograsi aku tadi, aku masih akan dipanggil lagi. Jika aku tidak lagi bersama kalian, maka tolong teruskan perjuangan ini. Jangan kalian putus perjuangan ini hanya karena tidak ada aku”, 
begitu dawuh Abuya, yang membuat mata para santri saat itu
berkaca-berkaca. Bahkan banyak dari para santri saat itu sampai sesenggukan. Tidak tega dan empati dengan apa yang dialami Abuya Ahmad, sekaligus
dipenuhi perasaan mencekam. Dan sampai sekarang Abuya Ahmad tetap tidak berkenan untuk
menandatangani pernyataan untuk tidak lagi mengadakan maulidan.

Semenjak peristiwa itu, orang-orang sepuh Makkah sering
mentahbis beliau dengan sebuah pameo, “hadza
as syibl min dzak al asad” (anak singa ini dari singa yang itu).

Sungguh keberanian yang menggetarkan semesta. Sungguh kejantanan yang terwarisi dari kakek beliau Habibuna Muhammad.
Sungguh keberanian yang terwarisi oleh lisan yang mengucap “Allah. Allah. Allah” dihadapan Du’tsur
ketika si Du’tsur menghunuskan pedang ke lehernya seraya berkata, “sekarang, siapa yang bisa
menyelematkan engkau dari aku, hai Muhammad?”,
dan terjatuhlah pedang Du’tsur tersetrum oleh kalimat yang terhentak dari lisan pemimpin para
pemberani itu, Habibuna Muhammad.

Meskipun kita tidak bisa mentauladani syaja’ah istimewa ini seratus persen, semoga kita masih
terciprati sedikit sifat syaja’ah beliau.

Alfatihah ila Abuya Sayyid Ahmad Muhammad Alawi al-Maliki,semoga Alloh senantiasa menjaganya,memanjagkan usianya fi tho'atillah,meridloi setiap langkah da'wahnya,dan semoga Alloh senantiasa menjaganya dari para musuh-musuhnya, dan semoga kita mendapatkan keberkahannya, bisirril Fatihah..

Ayah disiksa Gara-gara Anak Nonton Porno

Al Habib Munzir Bin Fuad Al Musawa Menyampaikan :
"Dahulu di zaman Habib atthos habsyi ada seorang pemuda yg Hobb'nya selalu menonton porno atau hal2 yg berbau sex, Orang tsb selalu menonton porno setiap minggu di kamar bersama teman-temanya. Kebetulan, kedua org tuanya telah meninggal dunia dan ayah beliau adlah salah satu murid Habib Atthos Habsyi.

Suatu ketika pemuda ini bermimpi, dalam mimpi tsb ia berziarah ke makam ayahnya. Namun seblum sampai ke pemakaman ayahnya, ia mencium bau yg sangat busuk. Bau tsb berasal dari pemakaman ayahnya, ketika ia mendekat maka ayahnya datang & berkata : " Dasar kau anak durhaka, setiap minggu kau menonton porno bersama teman2mu, sehingga setiap minggu Malaikat membangunkanku & menyiksa diriku sampa kau selesai menonton Film tsb."

Pemuda tsb ketakutan, hingga ia terbangun dari tidurnya & menangis keluh di karenakan mimpinya itu.
Keesokan harinya , pemuda itu dtg menemui Habib atthos habsyi (Guru dari ayahnya sewaktu hidup) utk menceritakan ttang apa yg di alami dalm mimpi. Maka Habib atthos habsyi mengatakan :
"Taubatlah engkau,& ceritakan hal ini kepada teman2nmu yg kau ajak utk menonton porno. Lalu setelah itu, kau ajak teman2mu utk membaca Maulid Nabi Saw di tempat kau menonton porno".

Singkat cerita , pemuda itu bertaubat & mengajak teman2nya utk membaca Maulid Nabi Saw di tempat dahulu ia pernah menonton porno. Sampai suatu ketika , ia kembali memimpikan kembali ayahnya , Namun dlm mimpinya kali ini , ia melihat hal yg berbeda. Ia mencium wangi2an misik kasturi pada diri ayahnya yg dahulu berbau busuk, ia lihat ayahnya menggenakan jubah & Mahkota indah di kepalanya . Lalu Sang ayah mengatakan dalm mimpinya :
"Ketahuilah nak , ketika kau membacakan Maulid Nabi Saw di setiap minggunya . Maka aku dibangunkan dalam istirahatku, yg aku kira akan di siksa , namun trnyata tidak, Malaikat mengantarkanku kpda Rosulullah Saw. Rosullullah Saw dtg memberikanku jubah & mahkota ini, hal ini terjadi setiap kali kaubacakan Maulid Nabi Saw bersama teman2mu . Selama kau membacakan Maulid , selama itu pula Rasullullah menemaniku di alam barzah ".

Allahumma Sholli alaa Ruuhi Sayyidinna Muhammadin fil arwah wa alaa Jasadihi fiil jasad wa alaa Qabrihi fiil qubuur.

Monday, December 7, 2015

KENDALIKANLAH NAFSU AGAR SUKSES

BERHENTI MEROKOK KETIKA NYAMAN MEROKOK, KEMBALI MEROKOK KETIKA NYAMAN BERHENTI MEROKOK

Saya ada seorang teman sekarang ia menjadi kaya raya, bisnis toko materialnya dan aset tanahnya sekarang meluas. Padahal dulu ia memulai usaha hanya dengan Rp 65.000,00 pemberian modal dari ibunya. Hingga sekarang usahanya tidak tersentuh bank sedikitpun. Dengan 65 ribu ia memulai dagang jualan jajanan anak kepada santri madrasah diniyah sendiri karena ia seorang ustadz. Dan sekarang madinnya pun berkembang pesat.

Saya pribadi tidak mengamalkan apa yang menjadi resep ia berhasil dalam dagang dan dakwah, tetapi kali ini saya share untuk Anda, siapa tahu menginspirasi.

Ketika saya tanya bagaimana kok semaju ini usahanya, laku apa yang Anda lakukan? Jawabnya, "Di samping bekerja di atas rata-rata umum, aku berhenti merokok ketika aku sudah merasakan kecanduan rokok. Dan aku merokok kembali ketika aku sudah berhasil berhenti rokok. Ini laku prihatinku." Aneh?

Rasa yakni cita-cita dan keinginan Anda adalah doa. Seperti yang pernah saya sampaikan, bahwa doa ketika getaran kepentingan nafsunya lebih besar dari getaran kemurnian hatinya, maka doa yang terpancar ke sisi-Nya adalah nafsu. Ketika nafsu yang bergetar kepada-Nya, tentu doa tidak terangkat. Maka ini, ketika Anda mencari dompet yang keselip di kamar justru tidak ketemu-ketemu, setelah Anda lupa justru dompet ketemu. Ini karena ketika Anda ngoyo mencari dompet, getaran nafsu yang justru terpancar kepada-Nya, bukan kemurniaan hati. Ketika Anda sudah rileks tidak mencari-cari dompet, hati Anda rileks kembali, sehingga doa makbul, dompet ketemu.

Ketika Anda sudah merasa enak dengan candu rokok, merasa nyaman, nafsu mengiyakan apa yang Anda rasakan. Ketika Anda merasa nyaman dengan puasa, tahajud, sedekah dan sebagainya, ink nafsu tanpa Anda sadari mengiyakan, karena nafsu sudah nyaman di sana. Akhirnya, Anda yang sudah matian-matian berjuang menaklukan nafsu, justru terjebak dalam kubang yang sama.

Teman saya, ketika sudah nyaman berhenti merokok, nafsu sudah menyetujui, dan sebaliknya ketika teman saya sudah nyaman merokok juga nafsu sudah menyetujui. Ketika segala prilaku Anda sudah disetujui oleh nafsu, ya itu sudah jadi nafsu. Sehingga teman saya memilih berhenti rokok kalau sudah nyaman merokok, merokok kembali kalau sudah nyaman berhenti merokok.

Dengan trik ini, maka rasa yang mengelola doa Anda steril dari nafsu, sehingga kemurnian hati yang terpanjat kepada-Nya dari rasa hati Anda.

Karena inti riyādhathun nafsi (tirakat nafsu) adalah Anda mengingkari dan melawan keinginan nafsu. Bila berhenti merokok sudah nyaman atau merokok sudah merasa nyaman itu hakikatnya Anda tidak lagi riyadhah nafsu, tetapi melayani nafsu.

Namun ini hanya salah satu trik, karena mungkin ada sisi hidup Anda yang tercapainya doa dari trik ini. Seperti kemarin pagi, asa wali santri menemui saya di rumah, ia mengeluh kalau ia sangat ingin punya anak menjadi ulama, cintanya pada ulama mengantarnya ke cita-cita ini. Tapi realita yang ia hadapi justru si anak nakalnya tidak karuan di pondok, malah akhir-akhir si anak minta keluar dari pondok tidak kerasan. Ia mengaku sudah banyak ijazah wirid yang ia amalkan agar anaknya nurut dan sukses di pesantren. Namun makin ia getol mengamalkan wirid justru si anak makin liar tidak terkendali.

Melihat itu, saya langsung nasehatkan, "Hentikan wirid Bapak itu. Hentikan! Alihkan tahajud Anda untuk berserah pasrah kepada Allah. Bapak punya cita-cita baik, tetapi itu justru menjadi nafsu Bapak," lalu saya jelaskan tentang sistem kemurnian doa sebagaimana saya sebutkan di atas. Dan akhirnya ia pamit pulang sambil ngomong, "Bodohnya aku. Anak milik Allah kenapa aku yang harus menentukan kebaikannya." Saya membatin, "Kena lo!!!"

Begitulah mungkin adakalanya Anda butuh trik ini untuk menyampaikan doa pada-Nya, syukur di khusyuk dan istiqamah Anda sudah terkabul.

Dan, teman saya dapat gemilang dengan trik itu, karena hakikatnya penghijab semua doa Anda adalah getaran nafsu Anda. Cerdaslah!!! 

Sumber: status fb muhammad nurul banan

10 Dukun Ingin Membuktikan kewalian Habib Lutfi bin yahya

Suatu hari ada sepuluh dukun pergi menemui habib lutfi bin yahya untuk mencoba keilmuan beliau.

Habib Lutfi menolaknya dan berkata "Untuk apa dan atas dasar apa kamu menantang saya".

perwakilan dari 10 dukun menjawab "kami ingin tahu apa kelebihanmu, kok murid-muridmu banyak, bahkan ada dimana-mana. Dan apa benar Habib ini Wali, kok sampai banyak yang mencintai habib". Habib Lutfi hanya tersenyum.

Kemudia 10 Dukun mulai komat kamit membaca mantra dan mengeluarkan sebuah keris sakti yang diletakkan dihadapan Habib. Lalu berkata "angkatlah jika Habib mampu". Tanpa menunggu lama, belia mengambil sapu lantai dan menyapunya tanpa mengeluarkan tenaga. mereka kaget dan berguman "kok bisa ya padahal sudah aku buktikan tidak ada seorangpun mampu mengangkat keris itu".

kemudian Habib mengambil satu helai rambutnya dan ditaruh didepan 10 dukun. Mereka mencoba mengambil rambut tersebut, namun tidak seorangpun mampu mengangkatnya.

Akhirnya mereka minta maaf dan mau menjadi murid Habib Lutfi.